Liburan kali ini benar-benar berbeda dari biasanya. Namaku Adelio, seorang pelajar yang selama ini jarang punya waktu untuk menikmati liburan panjang. Akhirnya, setelah berbulan-bulan belajar tanpa henti, aku mendapatkan kesempatan untuk berlibur selama dua minggu. Aku memutuskan untuk menghabiskan liburan ini dengan mengunjungi beberapa tempat yang selalu ingin kukunjungi seperti Bali, Lombok, dan Gili Trawangan.
Perjalanan dimulai dari Bali, pulau yang terkenal dengan keindahan pantainya dan budayanya yang kaya. Begitu pesawat mendarat di bandara yang ada di Bali, aku langsung merasakan udara hangat yang bercampur dengan aroma laut. Aku menginap di sebuah vila di Ubud, sebuah tempat yang terkenal dengan suasana alamnya yang tenang dan jauh dari keramaian. Di pagi hari, aku terbangun oleh suara burung berkicau dan melihat matahari terbit dari balik sawah yang hijau.
Hari pertama di Bali, aku mengunjungi Pura Tanah Lot. Pemandangan disana sangat indah. Pura ini berada di atas batu besar di tepi laut, memberikan kesan magis dan misterius. Setelah itu, aku menuju ke Pulau Karang untuk menikmati alam disana.
Hari-hari berikutnya di Bali diisi dengan mengunjungi beberapa tempat wisata lainnya seperti Uluwatu, dan Pantai Kuta. Aku juga mencoba berbagai aktivitas menarik seperti snorkeling di Nusa Penida dan rafting di Sungai Ayung. Setiap hari selalu memberikan pengalaman baru yang tak terlupakan.
Setelah puas menjelajahi Bali, aku melanjutkan perjalanan ke Lombok. Pulau ini menawarkan pesona yang berbeda, dengan pantai-pantai yang masih alami dan belum terlalu ramai. Aku menginap di sebuah resort di Senggigi, dengan pemandangan langsung menghadap ke laut. Salah satu hari terbaikku di Lombok adalah saat mengunjungi Pantai Tanjung Aan. Pasir putihnya yang lembut dan air lautnya yang jernih membuatku betah berlama-lama berenang dan berjemur di sana.
Tak ketinggalan, aku juga mendaki Bukit Merese. Dari puncaknya, aku bisa melihat panorama yang menakjubkan, dengan laut biru yang membentang sejauh mata memandang. Perjalanan ke Lombok juga tidak lengkap tanpa mengunjungi Desa Sade, sebuah desa tradisional Suku Sasak. Di sana, aku belajar banyak tentang budaya dan tradisi mereka yang masih sangat kental.
Destinasi terakhir dalam rangkaian liburan ini adalah Gili Trawangan. Pulau kecil ini terkenal dengan kehidupan bawah lautnya yang memukau. Aku menghabiskan sebagian besar waktuku dengan free diving dan snorkeling. Melihat terumbu karang yang indah dan berbagai jenis ikan yang berwarna-warni memberikan sensasi tersendiri. Aku juga berkeliling pulau dengan sepeda, menikmati pemandangan pantai dan matahari terbenam yang sangat indah.
Salah satu momen yang paling berkesan di Gili Trawangan adalah saat malam hari. Pulau ini terkenal dengan pesta pantainya yang meriah. Musik yang diputar, lampu-lampu yang berkelap-kelip, dan orang-orang yang menari dengan riang membuat suasana malam itu sangat hidup. Aku bahkan ikut menari bersama turis-turis lain, menikmati kebebasan dan keceriaan yang jarang kurasakan di tengah kesibukan kota.
Tak terasa dua minggu berlalu dengan cepat. Setiap tempat yang kukunjungi memberikan pengalaman yang unik dan meninggalkan kenangan yang mendalam. Liburan ini bukan hanya tentang bersenang-senang, tetapi juga tentang menemukan kembali diriku sendiri, menghargai keindahan alam, dan merasakan kedamaian yang selama ini sulit didapatkan di tengah rutinitas harian.
Saat pesawat kembali mengudara menuju kota, aku merasa bersyukur atas setiap momen yang telah kujalani. Liburan kali ini memberiku energi baru untuk menghadapi tantangan di depan. Aku berjanji pada diriku sendiri untuk lebih sering meluangkan waktu untuk liburan, karena hidup ini terlalu singkat untuk hanya dihabiskan dengan belajar dan mengerjakan tugas dari sekolah serta bermain di sekitar kota saja.
.png)